Fungsi dan Jenis Surat Kabar yang Harus Kamu Ketahui

Fungsi dan Jenis Surat Kabar yang Harus Kamu Ketahui

Tutorilmu.id. Surat kabar atau koran, aslinya berasal dari bahasa Belanda yaitu “krant”, dan dari bahasa Perancis yaitu “courant”,.Makna kata tersebut sebagai suatu penerbitan ringan dan mudah membuangnya, biasanya pencetakannya pada kertas berbiaya rendah yaitu kertas koran, serta berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), surat kabar atau koran ini memiliki makna lembaran-lembaran kertas bertuliskan kabar (berita) dan sebagainya, terbagi dalam kolom-kolom (biasanya 8-9 kolom) yang terbit setiap hari atau secara periodik.

Fungsi Surat Kabar

Sebuah surat kabar pastilah mempunyai beragam fungsi yang setiap individu dapat merasakannya. Fungsi-fungsi tersebut diungkapkan oleh Onong Uchjana Effendy (2003), yakni sebagai berikut:

Baca : Pengertian Surat Kabar dan Syaratnya Menjadi Media Cetak

1. Fungsi Mengabarkan Informasi

Masyarakat umum biasanya membeli atau bahkan berlangganan sebuah surat kabar karena mereka membutuhkan informasi dan berita-berita apa saja yang tengah terjadi di sekitar serta di seluruh dunia ini.

2. Fungsi Mendidik

Surat kabar juga dapat berfungsi sebagai sarana pendidikan massa. Hal tersebut karena surat kabar memuat tulisan-tulisan yang mengandung pengetahuan, sehingga secara tidak langsung ketika masyarakat membaca sebuah surat kabar maka akan bertambah pula pengetahuan mereka terhadap sesuatu yang baru.

3. Fungsi Hiburan

Sebuah surat kabar, tidak hanya memuat berita dan informasi saja, biasanya terdapat rubrik khusus untuk mengisi TTS (Teka-Teki Silang), rubrik tulisan humor, atau bahkan rubrik komik yang tujuannya untuk menghibur pembaca.

4. Fungsi Mempengaruhi

Sebuah surat kabar dapat memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat dan mempengaruhi mereka untuk berbuat sesuatu. Tanpa disadari, tulisan-tulisan yang termuat dalam sebuah surat kabar dapat mengajak pembacanya untuk melakukan sesuatu.

Jenis-jenis Surat Kabar 

Dilansir dari kajian pustaka, Menurut Sumadiria (2008), berdasarkan sirkulasi, segmentasi dan pangsa pasarnya, pers atau surat kabar terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Pers Komunitas 

Pers komunitas memiliki jangkauan wilayah sirkulasi yang sangat terbatas. Biasanya hanya mencakup satu atau beberapa Desa dalam satu Kecamatan. Kebijakan pemberitaan pers komunitas lebih banyak diarahkan untuk mengangkat berbagai potensi dan masalah aktual di Desa atau Kecamatan setempat. Fungsi yang lebih banyak dikembangkan pada pers komunitas adalah penyebarluasan informasi dan edukasi.

2. Pers Lokal 

Pers lokal hanya beredar di sebuah Kota dan sekitarnya. Salah satu ciri pers lokal yaitu 80 persen isinya berisi berita, laporan, tulisan dan sajian gambar bernuansa lokal. Kebijakan redaksional pers lokal lebih bertumpu pada pengembangan dimensi kedekatan geografis dan kedekatan psikologi (proximity) dalam segala dimensi aplikasinya.

3. Pers Regional 

Pers regional berkedudukan di Ibu Kota Provinsi. Wilayah sirkulasinya meliput seluruh Kota yang terdapat dalam suatu Provinsi tersebut. Dalam situasi normal, kebijakan pers regional tidak jauh berbeda dengan pers lokal, hanya saja wilayahnya lebih luas mencakup suatu Provinsi.

Pers regional masih tetap tidak akan beranjak dari teori proximity dengan cara membangun dan mengembangkan kedekatan geografis dan kedekatan psikologis serta sosio kultural dengan khalayak serta kultur daerahnya.

4. Pers Nasional 

Pers nasional lebih banyak berkedudukan di Ibu Kota Negara. Wilayah sirkulasinya meliputi sebagian besar provinsi yang berada dalam jangkauan sirkulasi melalui transportasi udara, darat, sungai dan laut. Untuk memenuhi tuntutan distribusi dan sirkulasi, pers nasional lebih banyak mengembangkan teknologi sistem cetak jarak jauh.

Kebijakan redaksional pers nasional lebih banyak menekan kepada masalah, isu, aspirasi, tuntutan dan kepentingan nasional secara keseluruhan tanpa memandang sekat-sekat geografis atau ikatan primordial seperti agama, budaya, dan suku bangsa.

5. Pers Internasional 

Pers internasional hadir di sejumlah Negara dengan menggunakan teknologi sistem jarak jauh dengan pola pengembangan zona atau wilayah. Sebagai contoh, Indonesia membaca majalah Times, Newsweek, atau surat kabar harian International Herald Tribune edisi Asia.

Wilayah sirkulasi pers internasional lebih banyak berpusat di Ibu Kota Negara dan beberapa kota besar Negara setempat yang masuk dalam satelit pengaruhnya, baik secara politis maupun secara industri dan bisnis.

Demikian tentang Fungsi dan Jenis Surat Kabar yang Harus Kamu Ketahui. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan