Pengertian Media Visual, Fungsi, dan Jenisnya

Pengertian Media Visual, Fungsi, dan Jenisnya

Tutorilmu.id. Media visual (image atau perumpamaan) memegang peran yang sangat penting dalam proses belajar. Di dalam memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan peserta didik, maka pemakaian media ini sangatlah penting.

Media visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata. Agar menjadi efektif, media ini sebaiknya ditempatkan pada konteks yang bermakna dan siswa harus berinteraksi dengan visual itu, tujuannya adalah untuk meyakinkan terjadinya proses informasi.

Baca : Pengertian Media Pembelajaran, Fungsi, dan Contohnya

Pengertian Media Visual

Pengertian Media Pembelajaran Visual adalah penggunaan materi yang penyerapanya melalui pandangan.

Berdasarkan pendapat para ahli, media pembelajaran visual merupakan proses penyampaian pesan dari sumber ke penerima pesan melalui media penglihatan.

Penggunaan media visual dapat merangsang pikiran, perasaan, dan minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa, sehingga proses belajar terjadi.

Fungsi dan Manfaat Media Visual

Selain untuk menyalurkan pesan dari sumber kepada penerima pesan, fungsi media visual adalah untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat peserta didik  lupakan jika tidak divisualkan .

Berikut ini adalah beberapa fungsi media visual pembelajaran.

1. Fungsi Atensi

Media visual berfungsi untuk menarik dan mengarahkan perhatian siswa agar dapat berkonsentrasi pada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang tampil atau menyertai teks materi pelajaran.

Sangat sering peserta didIk tidak fokus terhadap pembelajaran yang mereka ikuti, Akan tetapi, setelah menggunakan media pembelajaran, peserta didik tersebut dapat lebih memperhatikan media pembelajaran yang pendidik gunakan.

2. Fungsi Afektif

Peserta didik lebih menikmati belajar ketika menampilkan teks beserta gambar. Media pembelajaran ini mampu menggugah emosi dan sikap peserta didik. Peserta didik dapat menganalisis dan menanggapi dengan perbuatan terhadap fenomena yang ditampilkan.

Media visual juga membuat peserta didik tidak pasif, bahkan mereka juga mempelajari dan mempraktikan penggunaan media pembelajaran yang  mereka gunakan.

3. Fungsi Kognitif

Medial yang berisi lambang-lambang gambar dapat memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung saat pembelajaran .

4. Fungsi Kompensatoris

Media visual mampu memberi konteks untuk memahami teks membantu peserta didk yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali.

Media pembelajaran ini mampu mengakomodasi peserta didik yang lemah dan lambat menerima dan mempelajari pelajaran yang disajikan tanpa menggunakan media.

Jenis -Jenis Media Visual

Adapun jenis-jenis media visual adalah sebagai berikut.

1. Media tayang kaku; bentuknya yaitu transperansi, slide, dan mikrofilm

2. Media tayang bergerak; contoh medianya yaitu  pita video, cakera padat digital, dan film

3. Bahan grafik; media ini dapat berupa Lukisan, poster, kartun, carta, dan graf

4. Gambar kaku; bentuk  yang digunakan adalah  Gambar foto, kad imbasan, dan poskad

5. Bahan pameran 3D; contoh media ini adalah Model, boneka, diorama, dan puppet

6. Papan pameran; contohnya antara lain papan kapur, papan putih, papan flanel & papan buletin

7. Media audio; contohnya yaitu berupa Pita kaset, cakera padat & computer

8. Media cetak; contohnya antara lain adalah Modul, buku teks, akhbar, majalah & risalah

Demikian pembahasan mengenai pengertian audio visual, fungsi  dan jenisnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan